menurut kalian enak gak menikah muda? atau kalian yang sekarang sudah menikah muda?.
Apa yang kalian Rasakan suka dukanya?
sekarang aku mau bercerita tentang menikah muda yang sekarang aku alami.. aku memutuskan menikah diumur 19 tahun
Awal pertemuan dengannya begitu aneh dan langkah.
Sering bertemu lah yg membuatku lama lama suka dan cinta itu mulai tumbuh karena kita sama sama suka musik dan mengaransemen lagu.
Awalnya sih ragu dengannya..
tp entahlah apa yg membuatku bisa mempercayainya untuk mengisi hatiku ini.
Dia tidak pernah menyatakan cinta.
Setiap kali dia aku chat aku selalu bilang kalau kamu gantel kamu berani menyatakan cinta.
Tapi tidak pernah dia menyatakan cinta, hidupku serasa digantung dan tapi aku sudah mulai mencintainya..
Lama2 aku terbiasa dengan hubunganku dengannya yg tak begitu jelas.
Tapi kami sepakat tak kan pernah menyakiti perasaan satu sama lain tak ada pihak ketiga..
Hari berganti hari... bulan pun juga berganti..
Ada masalah kecil mungkin sifat kekanak2anku yang ingin selalu dimanja tapi dia tak pernah peka.
Jujur saya wanita yang mudah menangis ketika dibentak, dan pernah dia membentak saya yang membuat aku sangat sakit hati dan menangis sekencang2nya walau disitu ada orang.
Singkat cerita...
Kita berdua ingin kejenjang yang lebih serius.
disisi lain saya sebenarnya masih belum ingin menilah. Masih ingin senang senang atau apalah.
Tapi ku dibuat percaya dengannya yang membuatku percaya dan yakin dia cinta sejatiku.
Sebenarnya saya sudah tau perilakunya dia , tapi saya ingin merubahnya lebih baik.
Sebelum hari H pernikahan kita sering bertengkar dan saya sering menggodanya untuk tidak jadi menikahiku.
Padahal saya hanya menggoda agar dia menuruti kemauanku atau aku sebenarnya pengen dimanja.
Tapi apalah daya.dia tetap tidak peka...
Sejujurnya setiap saya menangis, entah apa yang saya tangisi. Sampai saya sudah menikah sekarang pun dia tidur di sebelah saya. Saya setiap malam menangis.
Setelah menikah awal awal masih baik baik saja...
Pertengkaran kecil terjadi. Mungkin aku mau nya dimanja tapi dia tak peduli.
Pernah dia saya suruh cuci baju dia pernah berkata nyakitin banget dihati.
Sampek aku nahan nangis. Dan menangis dikamar dan saya tdk mau memperlihatkan tangisan saya..
Memasak pun seperti itu, dia memasak sekali tapi tak peduli denganku. Aku diam saja ketika ditawarkan selanjutnya sudah tak peduli.
Tapi ketika dia belum makan aku selalu menawarinya beribu ribu kali agar dia tak sakit,tak kurus dan selalu sehat..
Mungkin aku terlalu manja atau aku yang kurang diperdulikan
Dulu waktu belum menikah dia selalu peduli, dia.merawatku , menyayangiku .
Tapi kenapa setelah menikah seperti ini?
Apakah sudah bosan?
Apa aku salah selalu ingin dimanja?
Kenapa sikapmu selalu dingin dan tak peduli denganku?
Mengapa setiap malam kau buat ku menangis saat kamu sudah tertidur pulas?
Apa ini penyesalan?
Perkataanku yang manja selalu kamu bilang lebay padahal ini caraku untuk dapat kasih sayangmu?
Cintaku tak pernah luntur dan sayangku tak akan pernah pudar.
Mungkin aku tak bisa merubahmu.. karena itu sudah karaktermuu.
Aku tak menyesal sekarang sudah ada disisimu.
Tapi apa kesabaran ini akan se kokoh bangunan .
Apa tangisan ini bisa berahir bahagia?
Menurutmu istri dituntut bisa mengurus dapur, cucian , makanan.
Saya lelah tapi minta bantuanmu saja kau sudah kesal..
Dan menurutmu ini pekerjaan wanita bukan pekerjaanmu kan.
Ternyata aku hanyalah babumu saja yang harus sedia melayanimu.
Orangtua saya sampai saat ini memperdulikan saya . Saya lagi apa,makan apa, kemana masih kontak disisi lain kadang saya agak risih.
Tapi suami saya??
Jadi buat kalian yang mau menikah muda dipikir2 dulu pasangan anda sudah dewasa apa belum
Jujur nulis ini lagi nangis ... beban juga dan sekarang plong.
Karena saya tak tahu lagi harus bercerita kemana...
Thanksyou yang baca semoga bisa diambil hikmahnya
Dan suami saya bisa berubah menjadi lebih baik amin
Jumat, 05 Oktober 2018
Menikah muda
Langganan:
Postingan (Atom)